Renungan untuk generasi muda yang akan meniti sukses


Sadarkah kita bahwa kita hidup di dunia dengan suatu tujuan. Dan pada kenyataanya Allah SWT menciptakan kita tidak dengan sia – sia.

Mulai saat kita dikandung oleh orang tua. Kurang lebih 9 bulan lamanya membebankan berat badan kita menjadi satu dengan badan ibu kita.

Ya asal mulanya kita dengan ibu adalah 1 darah. Dengan rahmat & takdir Allah SWT akhirnya kita di lahirkan dan dikeluarkan ke dunia. Sungguh mulianya ibu kita. Apa yang sudah kita berikan kepada ibu kita untuk membahagiakannya?

Memang … membalas jasa seorang ibu adalah tidak mungkin . Tapi membuatnya bahagia ,tersenyum dan tertawa merupakan hal yang patut dipersembahkan kepada ibu kita selaku orang tua kita. Tapi kenapa masih ada ego dalam diri kita yang menganggap semua yang dilakukan ibu adalah hal yang biasa.

Justru manusia yang paling berjasa di dunia ini adalah Ibu. Dia yang melahirkan dan menghadirkan kita di dunia ini.

Sekarang ketika kita melihat tulisan ini mungkin telah dewasa . Dan kesibukan pun telah memasuki kehidupan kita.

Memang untuk apa sich kehidupan kita? Untuk mencari uang?untuk mencari kesenangan diri belaka?untuk melampiaskan nafsu birahi? Untuk memamerkan kesombongan kita? Apa untuk menguasai dunia. Jika ya. Betapa sombongnya dan berambisinya kita dalam menapaki hidup ini.

Alangkah lebih baik jika hidup ini kita persembahakan untuk orang lain. Yang pertama adalah Ibu dan bapak kita, keluarga, saudara, dan teman2 kita.

Bagi saya tak ada kebahagiaan yang besar selain bisa membuat ibu dan bapak tersenyum karena melihat keberhasilan diri kita. Dimana kita membuktikan bahwa keberhasilan ini merupakan didikan ibu dan bapak dari kita kecil hingga dewasa seperti ini .
Ya … selama ibu dan bapak kita masih hidup, berusahalah berikan mereka hal yang terbaik. Jangan pernah sakiti mereka … bahkan hingga mereka menangis…sungguh berdosanya kita.

Sebagai generasi muda yang selalu ingin berkarya dan sukses dalam berkarir. Tentunya kita harus memiliki strategi maupun langkah – langkah yang menjadi garis besar hidup kita. Step by Step yang kita lalui untuk menuju cita – cita kita.

Misalkan perumusan ini:
1.0 – 6 th : Bisa membaca + menulis dengan baik. TK

2. 7-12 th : SD
3. 12 – 15 th : SMP
4. 16- 18 th : SMA
7. 19 – 21 TH : Kuliah S1 + Sambil Kerja
8. 21 –23 : Bekerja setingkat Karyawan /pemula
9. 24 - 26 : Bekerja setingkat supervisor / senior + Menikah
10 .27 – 30 : Bekerja Setingkat manager+ Mengurus Keluarga + Anak
11. 31 – tua : Bekerja Wiraswasta dan mengurus keluarga

Mungkinkah?

Ya… semua adalah mungkin. Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Dengan kekuatan usaha dan doa serta pemikiran yang matang maka kesuksesan dapat terwujud.

Diatas merupakan gambaran Step by step yang saya rancang. Walaupun tidak menutup kemungkinan ada beberapa halangan maupun rintangan. Tapi setidaknya kita memiliki garis besar untuk meniti sukses kita.

Mulai sekarang programlah diri anda ( Programming Self) seperti yang anda mau dan sesuai dengan kemampuan anda.

Dan jangan lupa untuk Berdoa dan berusaha dan juga beramal .
Ingat untuk selalu melangkah setahap demi setahap dan jangan melangkah berlebih melebihi kemampuan anda. Ingat selalu Step 1 -? Step 2 ? step 3 ? Step 4
Dan jangan lakukan Step 1 ? Step 4.

Kesuksesan ada bukan karena diri anda tapi kesuksesan ada berkat orang lain di sekitar anda. Maka itu jangan pernah lupakan orang lain disekitar anda ketika anda menuju sukses.

                            

Tambah canggih, tambah iman

Tambah Canggih, Tambahlah Iman
Kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini makin pesat. Banyak orang yakin bahwa berbagai persoalan yang selama ini rumit dan sulit untuk dipecahkan, akan mampu terjawab.
Dahulu, untuk berkomunikasi dengan orang lain, seseorang misalnya harus memukul kentongan. Selangkah lebih maju, kemudian ditemukan alat tulis dan kertas. Dari situ orang bisa berkorespondensi. Lalu muncul telegram, telepon, dan terakhir ini yang sedang menjamur adalah hand phone dan internet dengan berbagai variannya. Pendek kata, apa yang dahulu mustahil ada, kini mewujud di tengah-tengah masyarakat manusia dengan aneka rupa produk.
Alienware_area1280_960_copy
Inilah data dan fakta yang ada. Dan inilah kenyataan yang harus diterima. Tidak ada alasan untuk menghindari dari kenyataan tersebut. Kemajuan adalah sebuah keniscayaan, yang tidak bisa dibendung.
Yang menjadi pertanyaan, patutkah manusia mabuk dengan segala kemudahan dan fasilitas material itu? Patutkah manusia terlena karenanya—apalagi menganggap inilah syurga—sehingga mulailah tumbuh dalam diri manusia sikap tidak membutuhkan apa yang dinamakan bantuan Tuhan? "Kenikmatan puncak sudah di tangan, lalu buat apa keterlibatan Tuhan," pikirnya. Akibatnya pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala dipandang dengan sebelah mata. Ini adalah sebuah jalan yang keliru.
Padahal sesungguhnya kita begitu lemah. Bahkan kita tidak dapat bergerak tanpa seizin-Nya. Seluruh organ tubuh kita, gerak panca indera, air, udara, dan unsur-unsur daya dukung kreasi kita seperti otak, daya imajinasi, dan lain lain, bukan milik kita dan sedikit pun kita tidak menguasainya. Tidak ada daya dan kekuatan melainkan dari Allah yang Maha Tinggi dan Agung.
Satu hal yang hendaknya kita garisbawahi, bahwa berbagai fasilitas yang ada dimaksudkan untuk memudahkan, bukan untuk merusak. Jelasnya, bila kemajuan ilmu dan teknologi tidak menambah dekat kita kepada Allah, maka kemajuan yang terjadi sesungguhnya sekaligus bermakna kemunduran. Maju di aspek material, namun perlahan lari dari nilai keilahian. Ini sungguh berbahaya.
Bila ikatan ketuhanan telah tercerabut dari diri manusia, inilah sumber kehancuran yang sebenarnya. Sifat kemuliaan manusia akan diganti dengan sifat-sifat kehewanan yang liar dan merusak, yang rakus dan tidak pernah merasa cukup. Selanjutnya yang akan mucul bukan nilai-nilai utama insaniyah seperti kejujuran, kebersamaan, dan kemaslahatan bersama, tetapi kecenderungan merusak dan memancaatkan orang lain untuk dirinya.
Allah berfirman, "Dan bila dikatakan kepada mereka. ‘Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi.’ Mereka menjawab, ‘Sesungguhnya kami (adalah) orang-orang yang mengadakan kemaslahatan.’" (Al-Baqarah: 11).
Manusia jenis ini sangat membahayakan. Banyak korban yang berjatuhan, tetapi dengan kemampuannya membungkus-bungkus, banyak orang yang tidak sadar bahwa dirinya telah jadi korban.
Lebih lanjut Allah mengingatkan, "Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat dari perbuatanmu itu), dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin." (At-Takatsur: 1-5)
Secara eksplisit mungkin kita belum mengatakan, buat apa Tuhan? Namun dalam sikap dan tindakan kita—yang mungkin kita dapat mengukurnya—jangan-jangan telah cenderung ke arah sana. Tenggelam dalam kenikmatan semu dunia, hingga melalaikan Tuhan.
Semestinya semakin bertambah tingkat kemajuan, semakin meningkat pula nilai syukur dan keimanan kita.


Gamez matematika

1.Rencanakan berapa kali anda nanti dalam sebulan akan mengajak keluarga anda berlibur bersama atau bermain kesuatu tempat untuk liburan.
2.Kemudian kalikan bilangan tersebut dengan 2.
3.tambahkan hasil perkalian diatas denga 5.
4.Kemudian hasilnya diatas kalikan dengan 50.
5.lalu tambahkan dengan angka 1758.
6.Kurangi dengan angka tahun kelahiran anda.
7.Maka anda akan memperoleh angka 3-4 digit.

Mo tau apa arti dari angka tersebut?..............

Digit pertama adalah jumlah rencana anda akan berlibur dengan keluarga anda yang telah anda rencanakan seperti diatas. Selanjutnya dua digit terakhir adalah.........

"UMUR ANDA"


Jadi kita harus bersyukur padaNya bahwasanya sampai detik ini kita masih diberi waktu kesempatan untuk memperbaiki dan berbenah diri sebelum ajal menjemput kita. sisihkanlah waktu untuk berbagi kasih dengan orang terdekat anda, baik pacar, temen, keluarga, tetangga dan sesama.....

5 PESAN KEPADA MAHASISWA

Jaman kuliah adalah jaman keemasan bagi kebanyakan orang.
Masa yang penuh kenikmatan dan kesenangan.
Saya ingin menyarankan beberapa hal kepada teman2.
Bukan hal-hal yang berat dan penuh filosofi,
tapi hal-hal ringan yang enak manis,
tapi tetap berguna bagi masa depan anda.
Saya pilihkan 5 hal yang bisa anda kerjakan
dengan heppi heppi.

5 Pesan untuk mahasiswa.
Tanadi Santoso.

Pesan pertama, Ikutilah banyak kegiatan kampus.
Ini sangat berguna untuk masa depan anda,
karena disinilah anda mulai mempelajari tentang kepemimpinan,
sebuah hal kunci untuk sukses masa depan.
Anda juga bisa mempelajari tentang team-work, delegasi,
komunikasi, dan salesmanship sekaligus disini.
Ini membuat anda bisa lebih menghargai
kerjasama, mengetahui sulitnya meminta tolong kepada teman,
dan berlatih suatu proyek usaha tanpa resiko rugi.
Pekerjaan yang tidak disukai teman, seperti mencari sponsor,
malah harus anda kerjakan,
karena ini akan berguna untuk masa depan anda.
Semua ini anda pelajari sambil menikmati enaknya dolan-dolan
dan survey lapangan tentang cewek atau cowok keren.
Sip kan?

Pesan kedua, Koneklah pada Internet.
Internet adalah masa depan, internet adalah sumber informasi,
internet adalah sebuah revolusi. Anda bisa mencari pengetahuan
tentang apa saja disana.
Mulailah mempelajari bagaimana cara mendapatkan informasi
di internet dengan cepat dan tepat, karena dimasa depan
anda akan banyak membutuhkan pengetahuan
yang dapat dengan mudah anda keduk disana.
Disini anda juga dapat belajar bahasa Inggris dengan baik,
Bahasa Inggris sangat penting untuk masa depan anda.
Chat dan email tentuk menarik dan nikmat, dan itu sah-sah saja,
asal anda juga tetap fokus pada hal-hal lain yang lebih penting.
Playboy.com adalah bonus untuk cuci mata dan relaksasi.

Pesan ketiga, Jalan-jalan.
Nah, ini pasti sudah dalam agenda sehari hari anda,
yang penting untuk saya tekankan adalah,
pada saat anda jalan jalan, gunakan mata
dan otak anda untuk menganalisa akan situasi sekeliling anda.
Ada kesempatan apa saja disekitar anda.
Kewirausahaan adalah sebuah hal yang menarik,
dan anda dapat belajar banyak bila anda memperhatikan
bisnis yang ada disekeliling anda, baik yang sukses
ataupun yang gagal. Pikirkan kenapa suatu toko itu ramai
dan sukses, bagaimana melayani tamu dengan baik,
dekor yang bagaimana yang lagi ngetren.
Bepergianlah ke luar kota, ke luar negeri, atau kemana saja,
dan belajarlah dari apa yang anda lihat,
gunakan otak anda untuk menganalisa situasi
dan mencermati peluang.

Pesan keempat, Pacaranlah.
Hehe, ini tentu sesuatu yang sudah anda mimpikan terus
sejak di bangku sekolah dasar, ehmm dan inilah saat yang pas
untuk itu. Pacaran memaksa anda untuk bermimpi,
dan bermimpi adalah tunas dari segala jenis kesuksesan.
Pacaran juga memaksa anda belajar berkomunikasi
dengan baik, membuat anda lebih santun
terhadap orang banyak, seperti bapak si doi yang galak,
adiknya yang manja, atau anjingnya yang mbencekno.
Anda juga jadi belajar tentang bagaimana menghadapi orang.
Kalau sidia lagi marah marah atau ngambek atau sedih,
disini anda belajar bagaimana nanti dalam berbisnis
menghadapi pelanggan yang tak pernah puas.
Anda juga akan bisa belajar tentang
cara berpakaian yang baik, berdandan yang santun
dan berperilaku yang memenuhi syarat.
Kepiawaian menjual kelebihan anda pada cewek
atau cowok idaman juga sebuah cikal bakal salesmanship
yang akan anda perlukan dalam karier anda selanjutnya.
Pacaran beberapa kali tentu juga baik, asal anda tahu
batas-batas kesopanannya.

Pesan kelima, Nontonlah bioskop.
Andai saja para dosen dapat memberikan kuliah
senikmat nonton bioskop, tentu lebih banyak materi kuliah
yang akan masuk ke otak anda. Di bioskop anda bisa
dengan senang hati selama dua jam memperhatikan
sebuah alur cerita yang menarik dan turut larut kedalamnya.
Trik yang perlu anda perhatikan adalah otak anda,
jangan hanya terlena dengan ceritanya saja, tapi perlu
untuk berpikir tentang apa yang dapat anda pelajari dari film itu.
Misalkan anda nonton film Artificial Intelligence, nah disini
anda bisa berpikir apakah masa depan akan seperti itu?
Apa yang membuat manusia itu berbeda dengan robot?
Bahwa kebanyakan anda mempunyai seorang ibu,
apakah tidak sebaiknya anda sekarang lebih mencintainya?
Teknologi itu baik ataukah jahat?
Apakah ada mahluk luar angkasa? dan seterusnya.
Pemikiran yang kritis adalah awal dari kebijakan
dan kematangan pribadi setiap orang.

Kelima pesan diatas dapat dijalankan secara sendiri sendiri
atau digabungkan. Misalkan,
setelah sebuah kegiatan bersama di kampus,
nda bisa jalan jalan ke mal,
surfing di internet café bersama pacar,
terus nonton bioskop bareng. Achhh.
Selamat menikmasi masa keemasan anda semua.

Filsafat 5 jari

dari mailist tetangga
Falsafah lima jari
1.. Ada si gendut jempol yang selalu berkata baik dan menyanjung.
2.. Ada telunjuk yang suka menunjuk dan memerintah.
3.. Ada si jangkung jari tengah yang sombong dan suka menghasut jari telunjuk.
4.. Ada jari manis yang selalu menjadi teladan, baik, dan sabar sehingga
diberi hadiah cincin.
5.. Dan ada kelingking yang lemah dan penurut serta pemaaf (ingatkah
anda waktu kecil kalau kita berbaikan dengan musuh kita pasti saling sentuh
jari kelingking?) .
Dengan perbedaan positif dan negatif yang dimiliki masing-masing jari,
mereka bersatu untuk mencapai tujuan (menulis, memegang, menolong
anggota tubuh yg lain, melakukan pekerjaan, dll).
Pernahkah kita bayangkan bila tangan kita hanya terdiri dari jempol semua?
Falsafah ini sederhana namun sangat berarti. Kita diciptakan dengan
segala perbedaan yang kita miliki dengan tujuan untuk bersatu, saling
menyayangi, saling menolong, saling membantu, saling mengisi, bukan untuk saling
menuduh, menunjuk, merusak, dan bahkan membunuh.


sudahkah kasih sayang Anda bertambah hari ini? (^_^)